KEUNIKAN DIALEK DI SUNGAI NENGGIRI, KELANTAN: SATU ANALISIS STRUKTURAL The Dialect of Uniqueness at Sungai Nenggiri, Kelantan: A Structural Analysis

Riduan Makhtar, Abdul Ganing Laengkang

Abstract


ABSTRAK

Makalah ini memaparkan hasil penelitian terhadap dialek Kelantan tua yang dikenali sebagai dialek Sungai Nenggiri, Hulu Kelantan (DSN). Objektif utama penulisan adalah mengenal pasti dan menghuraikan bentuk penyebaran segemental konsonan dan vokal yang terdapat di Sungai Nenggiri yang dikatakan menjadi penempatan asal bagi daerah Gua Musang, Kelantan suatu ketika dahulu. Justeru, kajian ini berfokus kepada aspek pendeskripsian fonem segmental yang mendasari sistem fonologi Sungai Nenggiri. Ianya meliputi pemaparan penyebaran bunyi konsonan dan vokal pada posisi awal, tengah, dan akhir kata. Pendekatan struktural dimanfaatkan sepenuhnya dalam mencapai objektif kajian ini. Kaedah kajian lapangan huluan telah digunakan dalam memperoleh data asli di kawasan kajian. Informan kajian terdiri daripada tiga orang penduduk kampung Sungai Nenggiri (di kawasan Hulu Sungai Kelantan) yang merupakan penutur natif dialek Kelantan. Data dikumpulkan menerusi teknik temu bual, rakaman, dan pemerhatian. Hasil analisis yang telah dilakukan, menunjukkan bahawa dialek Kelantan varian Sungai Nenggiri (DSN) mempunyai 18 konsonan dan 8 vokal. Perbezaan inventori segmen varian Sungai Nenggiri berbanding dengan varian dialek Kelantan di kawasan lain menyerlahkan varian ini boleh dikatakan sebagai dialek Kelantan tua yang mempunyai keunikann yang tidak terdapat pada dialek Kelantan di kawasan lain di negeri Kelantan.

Katakunci: Varian, dialek, pendekatan struktural, fonem, konsonan, vokal.

(The Uniqueness of Nenggiri River's Dialect: A Structural Analysis)

This paperwork shows the results of research on the unique dialect of the Nenggiri River, Hulu Kelantan (DSN). The main objective of the paperwork is to identify and describe the form of consonant and vowel deployment in the Nenggiri River which is said to be the original settlement of the Gua Musang district of Kelantan. Hence, the focus of this study is on the aspect of the segmental phonemic description that underlies the phonological system of Nenggiri River. It includes the deployment of consonant and vowel sound deployment in the beginning, middle, and end words of the word. Structural approaches are fully utilized in achieving the objectives of this research. The upstream field research method was used to obtain the original data in the research area. The research informants consist of three residents of Nenggiri Village (in the Hulu Sungai Kelantan, upstream area) who are native speakers of Kelantan dialect. Data were collected through interview and recording techniques. The results of the analysis have shown that the Nenggiri River dialect (DSN) in the Hulu Sungai Kelantan has 18 consonants and 8 vowels. The difference in the inventory of the Nenggiri River variant segment compared to the Kelantan dialect variant in other areas indicates that the Nenggiri River variant has some differences and thus makes it uniqueness that is not present in the Kelantan dialect in other areas.

Keywords: Variance, dialect, structural approach, phonemes, consonants, vowels.

 


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.