IMPAK KAWALAN STATE TERHADAP KEBEBASAN MEDIA DI MALAYSIA (Impact of State Control on Media Freedom in Malaysia)

Yahya Abdul Rahman

Abstract


Media merupakan agen penyampaian maklumat yang cukup berpengaruh dalam membawa perubahan politik sesebuah negara.  Ini boleh dilihat dalam kes Filipina pada tahun 1986 yang mana media telah menggerakkan kebangkitan rakyat dalam menjatuhkan pemerintahan Ferdinand Marcos.  Pada tahun 1992, media di Thailand pula menggerakkan peristiwa Black May yang menjatuhkan Suchinda Kaprayoon dari tampuk kekuasaannya.  Pada tahun 1998, media di Indonesia juga telah memainkan peranan signifikan dalam mendesak Presiden Soeharto supaya meletakkan jawatannya.  Begitu juga dengan kejatuhan kerajaan di Tunisia dan Mesir, media telah memainkan peranan utama dalam menggerakkan kebangkitan rakyat untuk mengusir rejim Ben Ali dan Husni Mubarak di negara tersebut.   Di Malaysia, bagi mengawal media dari melaporkan berita-berita yang boleh menggugat kestabilan politik negara, maka state mengadakan kawalan terhadap kebebasan media. Artikel ini menilai impak sekatan dan tindakan state terhadap kebebasan media di Malaysia.  

___________________

Media is a very influential agent in bringing changes to the politics of a country.  This can be seen in the case of the Philippines in 1986 in which media influenced the people to rise up in what caused the downfall of Ferdinand Marcos’s administration.  In 1992, media in Thailand initiated the Black May incident that led to the downfall of Suchinda Kaprayoon from power.  In 1998, media in Indonesia also played a significant role in pressuring President Soeharto to resign.  Similarly, media have played a major role in mobilising the people's awakening to remove the regime of Husni Mubarak and Ben Ali in their respective countries. In Malaysia, to control the media from reporting news that could threaten the political stability of the country, the state controls the freedom of the media. This article assesses the impact of these restrictions and state actions against freedom of the media in Malaysia.


Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.